Bos Cleaning Sevice RSUDZA-Banda Aceh Diduga “Eh Oh” dengan Pegawainya Hingga Hamil

Rameune.com - 11 October 2021
Bos Cleaning Sevice RSUDZA-Banda Aceh Diduga “Eh Oh” dengan Pegawainya Hingga Hamil
  Foto: Ilustrasi
Bagikan:

Rameune.com, Banda Aceh – Gerakan Muda Peduli Aceh (GMPA) mendesak Direktur Rumah Sakit Umum Zainal Abidin (RSUZA) Banda Aceh untuk mengusut tuntas kasus Asusila yang dilakukan Oknum Bos Clining Servis (CS).

Dari informasi yang diperoleh dari dua pegawai Clining Servis di rumah sakit RSUZA, bahwa telah terjadi kejadian aneh-aneh yang menyebabkan karyawan terasa terancam.

Untuk itu, GPMA melalui Wakil Ketuanya Hadiansyah mendesak Direktur RSZA untuk megusut tuntas kasus tersebut hingga tuntas.

Baca Juga:  Tambang Emas Tradisional Menggamat Kembali Menelan Korban, Pemerintah Asel Diminta Cari Solusi

Menurut Hadi, tindakan Oknum CS tersebut yang di ketahui berinisial U dan juga selaku Bos pada perusahaan Clining Servis sangat mencoreng nama baik RSZA.

Dikatakan, awalnya pegawai terlihat ketakutan ketika mencari informasi terkait kasus asusila itu. Namun, setelah diyakinkan bahwa identitasnya akan ditutupi baru mereka menceritakan hal yang sesungguhnya.

Selanjutnya Hadi menjelaskan, salah satu oknum perusahaan dirumah sakit gedung baru RSZA diduga melakukan asusila (mesum) kepada pegawainya dengan ancaman apabila tidak mau melakukankan akan di pecat.

Baca Juga:  Partai Gelora Aceh Resmi Launching Akademi Manusia Indonesia Provinsi Aceh

“Sekarang ini sudah ada korban yang sudah hamil. yang diketahui telah dicutikan, yang bersangkutan berinisial M berasal dari aceh timur berumur sekitar 32 masih single. Adapun korban sekarang di sembunyikan oleh pelaku untuk menutup kejadian bejatnya,” jelas Hadi, Senin (11/10/2021).

Lebih lanjut, Hadiansyah mengungkapkan, bahwa para pekerja yang di dalam ruangan banyak terjadi keluhan.

Mereka tidak berani melaporkan kejadian tersebut karena takut terancam di pecat. Kejadiannya sekitar bulan puasa sekarang korban M kurang lebih sudah 5 bulan berhentikan sementara karena sedang hamil.

Baca Juga:  Kabid Humas: Bukan Ditolak, Tapi Diarahkan untuk Vaksin

Infonya yang kami dapat sekarang sudah ada korban lagi, dan sudah heboh ditingkat manajemen RSZA.

“Kami berharap kasus ini jangan di tutupi karena ini berbicara marwah bangsa aceh yang menjunjung tinggi syariat islam,” pungkas Hadiansyah.

Bagikan:

Tinggalkan Komentar

Cloud Hosting Indonesia