Dewan Muda Asmara Sesalkan Masih Ada Pasien Yang Dibawa Dengan Menggunakan Becak Motor.

Rameune.com - February 18, 2021
Dewan Muda Asmara Sesalkan Masih Ada Pasien Yang Dibawa Dengan Menggunakan Becak Motor.
  Rameune.com
Penulis
Bagikan:

Rameune.com, Aceh Selatan – Terkait ada pasien yang sakit dibawa menggunakan becak, politisi muda sekaligus ketua DPC Hanura Aceh Selatan Asmara, langsung melakukan sidak ke UPTD Puskesmas Plus Kluet Utara, untuk meminta keterangan kenapa masih ada pasien yang sakit dibawa dengan menggunakan becak motor, Kamis (18/02/2021).

“ini sangat miris dilihat”, kata Asmara,

Setelah dikonfirmasi kepada Kepala PKM Hafsah Arif mengakui ada pasien yang masuk dengan menggunakan becak motor.

“Hal itu terjadi karena pihak keluarga panik dan langsung membawa pasien tersebut dengan menggunakan becak motor dan tidak menghubungi pihak Puskesmas untuk disediakan ambulance”, kata Kepala PKM Hafsah Arif kepada Asmara saat di konfirmasi via seluler.

Terkait hal itu juga anggota DPRK Aceh Selatan Asmara, menanyakan perihal nomor kontak atau nomor call center yang bisa dihubungi untuk pemesan ambulance.

Kepala Puskesmas mengakui ada diberikan pada saat acara lintas sektor yang diadakan setiap 3 bulan sekali, disitu tokoh masyarakat keuchik dan muspika di undang dan telah diberikan nomor kontaknya namun hal tersebut oleh Keuchik Gampong tidak menanggapi dan mensosialisasikan kepada masyarakat setempat.

Menindaklanjuti hal tersebut, Asmara meminta kepada pihak UPTD Puskesmas Plus Kluet Utara dan dua Puskesmas lainnya yg berada d Kecamatan Kluet Utara untuk mencetak nomor kontak ambulance / Call Center dalam bentuk stiker dan ditempel di setiap kantor Keuchik supaya masyarakat dimudahkan untuk menghubungi ambulance.

Asmara juga sangat prihatin dengan fasilitas dan lingkungan sekitar Puskesmas masih luas halaman yang perlu ditimbun, kurangnya fasilitas pendingin dalam hal ini Kipas Angin atau AC dan banyak plafon yang sudah rusak.

Sementara itu keperluan mendesak lainnya adalah kondisi struktur tanah di sekitar Puskesmas yang sering terendam jika hujan turun akibat rendahnya posisi tanah yang pada dasarnya merupakan areal persawahan.

“Saya pribadi akan memberikan 10 truk sirtu untuk menimbun lokasi yang sering terendam itu, sebab jika ini terus dibiarkan dan air tergenang maka tidak tertutup kemungkinan akan menjadi sumber penyakit yang akan memperparah kondisi kesehatan pasien yang sedang berobat, kami juga meminta agar Pemkab Aceh Selatan dapat mengucurkan dana untuk penimbunan pekarangan puskesmas yang becek tersebut. imbuhnya.

Bagikan:

Tinggalkan Komentar