Diduga Karyawan SPBU Tapaktuan lakukan pungli pada pengisian jerigen

Rameune.com - September 6, 2020
Diduga Karyawan SPBU Tapaktuan lakukan pungli pada pengisian jerigen
  (Rameune.com)
Penulis

Rameune.com, Tapaktuan – Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Tapaktuan, Kabupaten Aceh Selatan, di duga melakukan pungutan liar (pungli) terhadap konsumen nelayan yang ingin melakukan pengisian bahan bakar ke jerigen untuk kebutuhan para nelayan yang hendak melaut.

Berdasarkan informasi yang di peroleh awak media, Dugaan pungli dilakukan pihak karyawan SPBU Tapaktuan
dengan cara meminta biaya tambahan sebesar Rp. 5.000,- perjerigennya, terhadap setiap nelayan yang akan melakukan pengisian bahan bakar ke jerigen. Meskipun di lengkapi surat rekomendasi dari Dinas Kelautan dan Perikanan Aceh Selatan.

“biasa, menyoe keudeh baroe oe na di SPBU kota, nyan oe ka 5.000 saboeh jerigen dan kamoe hana tepeu untuk peu peng nyan, nyan cit ka hak awak pasoe jerigen”, (biasa, kalau di SPBU kota baru dikenai biaya lima ribu per jerigen dan kami tidak tahu untuk apa pengutipan uang tersebut, itu hak petugas pengisian)

Pangakuan salah seorang nelayan yang enggan disebutkan namanya pada awak media di Tapaktuan, hari Sabtu (05/09/2020) lalu.

Kemudian pada saat di konfirmasi awak media, adapun kutipan tersebut yang dikutip oleh karyawan SPBU Tapaktuan mengatakan,

“Benar kita ada melakukan pungutan tersebut,” jelas karyawan SPBU dengan santai.

Ia mengaku benar adanya pungutan sebesar Rp. 5.000 rupiah per jerigennya, dengan alasan sebagai uang poding”. Tambahnya

Saat dikonfirmasi melalui telepon seluler Manager SPBU Tapaktuan Erindra Kurniawan, membantah prihal kutipan tersebut, dan ia menyatakan tidak benar adanya pungutan terhadap nelayan terkait biaya tambahan pada pengisian jerigen.

Sambungnya, untuk mesin yang berkapasitas 30GT kebawah tidak memerlukan surat rekomendasi dari Dinas Kelautan dan Perikanan Aceh Selatan, namun mesin kapal berkapasitas 30GT keatas harus menggunakan surat rekom dari dinas tersebut untuk memperoleh bahan bakar minyak (BBM) solar. Pungkasnya