Diduga Pemalsuan Tanda Tangan, Masyarakat Seni Antara Datangi DPRK Bener Meriah

1 min read

Bener Meriah, (rameune.com) – Merasa dicurangi, masyarakat Seni Antara mengadukan perihal adanya indikasi pemalsuan stempel dan tanda tangan yang dilakukan oleh oknum yang yang mengatasnamakan kampung Seni Antara serta tindak lanjut permasalahan tentang hal tersebut ke Komisi A DPRK Bener Meriah, Senin (15/6).

Darman selaku BPK Kampung Seni Antara mengatakan, dalam surat keputusan Reje Kampung (Kades) Seni Antara : 01/ Tahun 2019 tentang pembentukan tim penyusunan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) kampung Desa Seni Antara Kecamatan Permata Kabupaten Bener Meriah tahun 2019. Didalam Berita Acara Pengesehan Musrembang Rencana Kerja Pembangunan Kampung (RKPK) Seni Antara, diduga adanya indikasi pemalsuan tanda tangan.

Pasalnya, didalam daftar hadir peserta musrembangdes serta stempel BPK (Badan Perwakilan Kampung) yang digunakan didalam berita acara tersebut bukan stempel BPK (Badan Perwakilan Kempung) Seni Antara yang asli melainkan kampung lain, terangnya.

Pemalsuan tanda tangan ini didapati pada berita acara perubahan bidang kegiatan kampung Seni Antara.

Darman menyebutkan, yang sangat di sesalkan lagi pada berita acara perubahan bidang kegiatan 2017 setempel pada pengesahan kegiatan tersebut dibubuhi stempel kampung Buntul Fitri, yang jelas jelas merupakan stempel kampung lain dan bukan stempel kampung seni antara, tambah ketua BPK itu.

“Jelas ini merupakan tindak pidana yang harus ditindak lanjuti tentang pemalsuan suatu desa yang di lakukan oleh pihak yang ingin mencari keuntungan dalam hal kegiatan kampung Seni Antara,” katanya.

Darman selaku ketua BPK berharap agar masalah ini dapat ditanggapi oleh pihak terkait khusunya DPRK. Agar nantinya kejadian seperti ini tidak terjadi lagi di desa-desa yang lain, dan masalah didesa khususnya di Desa Seni Antara ini cepat terselesaikan, demi terwujudnya pembangunan dan kemajuan desa, harapnya.

Pantauan Media ini, Ketua Komisi A Abu Bakar, menyambut baik perihal kedatangan masyarakat Desa Seni Antara ini, mencari masukan dan menyampaikan keluhan yang dialami oleh masyarakat Seni Antara semoga kedepannya tidak ada indikasi Pemalsuan serta mencari jalan terbaik dari kejadian ini.

“Mereka datang kemari sudah pada tempatnya, mengadu ke Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), namun apa yang disampaikan mereka ini, kita dari DPRK mengklarifikasi dulu ke lapangan perihal pengaduan masyarakat semi antar tentang apa yang mereka sampaikan” Ungkap Ketua Komisi A DPRK Bener Meriah Abu Bakar.

“Kemudian nanti, apa yang mereka sampaikan secara prosedur itu atas laporan diatas, dapat kita selesaikan dan kita berharap ada jalan terbaik untuk ini” Pungkas Abu Bakar. (Zal)

 pandemi-promo.png
Kausar