KA Gandeng DEMA UIN Ar-Raniry Nobar dan Diskusi Film End Game KPK

Rameune.com - 14 June 2021
KA Gandeng DEMA UIN Ar-Raniry Nobar dan Diskusi Film End Game KPK
  Rameune.com
Bagikan:

Rameune.com, Banda Aceh- Kasus Aceh gandeng Dewan Eksekutif Universitas Islam Negeri Ar-Raniry selenggarakan nonton bareng dan diskusi film End Game KPK yang produksi oleh Watchdoc, Minggu (13/06/2021).

Untuk di ketahui, Film ini sebelumnya telah dirilis melalui dua trailer yang menampilkan kesaksian pegawai KPK yang gagal dalam Tes Wawasan Kebangsaan.

Film ini juga secara resmi diperkenalkan oleh Dhandy Laksono melalui cuitannya dalam beberapa waktu terakhir.

Reza Hendra Saputra S.H (Presiden Mahasiswa Universitas Islam Negeri Ar-raniry Banda Aceh tahun 2019-2020) menceritakan sedikit film yang dirilis Watchdoc, Petugas-petugas KPK yang tidak lulus TWK adalah mereka yang memiliki integritas tinggi dalam mengusut kasus korupsi besar yang sedang terjadi, seperti kasus korupsi bansos yang melibatkan mantan Menteri Sosial Juliari Batubara, bahkan petugas tersebut ada yang sedang berusaha membongkar kasus Harun Masiku.

Baca Juga:  Santri mendukung Pernyataan Ketua PAS Terkait Beasiswa Santri

Sosok Milenial Muda Reza Hendra Saputra S.H (Presiden Mahasiswa Universitas Islam Negeri Ar-raniry Banda Aceh tahun 2019-2020) hadir memberi semangat bau kepada generasi Ar-Raniry dan Aceh umumnya untuk meonlak segala praktik korupsi dan memahami konteks issue yang sedang mencuat saat ini.

“Anak muda harus berada digarda terdepan, Anak muda harus menganalisis issue, melakukan konsolidasi, bahkan kita sebagai generasi muda juga dituntut untuk bersuara lantang melawan segala bentuk kezaliman baik itu dalam forum nasional maupun di parlemen jalanan,” Cetus Reza.

Pandangan Reza melihat Film ini juga ia tuangkan kepada audiens dan penonton yang hadir. Ia menjelaskan bahwa Pemutaran malam ini sangat luar biasa dan ada antusias dari Kawan Kawan mahasiswa terutama Dema UIN Ar-Raniry.

Baca Juga:  Hanya Habiskan Anggaran, Terkait Pembentukan Tim MoU Helsinki

“ini merupakan bentuk konsilidasi terkait dengan kejadian-kejadian yang di alami KPK yang membuat hati anak muda dan milenial miris terhadap kejadian indonesia saat ini,” ujar Reza.

Lebih lanjut, Reza juga berasumsi, banyak hal yang super trex yang tidak bisa di bahas dalam forum ini, sebagaimana kita tahu KPK itu di bangun atas dedikasi kejujuran dan KPK bukan milik segelintir orang apalagi milik elite korup, KPK memiliki darah juang dan jangan kotori image KPK hanya untuk kepentingan pribadi. Ungkap Mantan orang nomor 1 di UIN Ar-Raniry ini.

Baca Juga:  Menyemarakkan Muktamar IPM Ke-22, PC IPM Perumnas Medan II Gelar Perlombaan Ajang Kreasi dan Senin IPM

“Tentunya kita punya harapan besar kedepan, forum ini juga Presiden mahasiswa beserta kawan kawan generasi Ar-Raniry bisa bersama KPK demi pemberantasan korupsi di Indonesia. Putuskan matarantai korupsi, ajak masyarakat bersama-sama bergandengan tangan demi terciptanya Indonesia bebas dari praktik Silat Tangan ini.

Dukungan masyarakat dalam mendukung KPK harus ada sejak dini, kita ketahui bersama lembaga anti rausah ini merupakan lembaga yang sangat penting di Negeri ini, KPK harus selalu ada dan terus menjalankan serta menangani permasalahan besar bangsa ini,Tutup Reza.

Acara ini di pandu oleh Aufar Farizi selaku Sekretaris Jenderal Dewan Mahasiswa UIN Ar-Raniry. Pantauan media dilokasi acara berlangsung aman dan tetap mematuhi protokol kesehatan. (AA/BW)

Bagikan:

Tinggalkan Komentar