Mahasiswa Aceh Serukan Indonesia untuk Melawan Israel: Ayo Gandeng Turki!

Rameune.com - 12 May 2021
Mahasiswa Aceh Serukan Indonesia untuk Melawan Israel: Ayo Gandeng Turki!
  Rameune.com
Bagikan:

Rameune.com,  Banda Aceh – Mahasiswa Aceh, Sulthan Alfaraby mengutuk keras aksi brutal tentara Israel yang dilakukan kepada masyarakat Palestina saat sedang melakukan ibadah Bulan Suci Ramadhan di area Masjid Al Aqsha, Rabu (12/05/2021).

Sulthan Alfaraby menilai bahwa aksi tersebut merupakan pelanggaran besar atas kebebasan beragama dan juga tidak menunjukkan etika dan moral selaku manusia.

“Israel sangat tidak punya rasa kemanusiaan sejak dulu. Aksi tersebut merupakan aksi yang memalukan dan tidak punya etika dan moralnya di rumah ibadah. Kita tentunya menyesal dan mengutuk keras kekerasan terhadap masyarakat Palestina, apalagi di Bulan Suci Ramadhan. Ini benar-benar suatu pelecehan bagi umat Islam,” ujarnya.

Baca Juga:  Dirjen Tata Ruang Kementerian ATR/BPN Serap Masukan dalam FGD

Dia juga menyerukan secara total agar masyarakat Indonesia di seluruh dunia untuk memboikot segala hal yang berhubungan dengan Israel serta meminta kepada Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo agar memutuskan kerjasama apapun dengan Israel.

“Mari seluruh masyarakat Indonesia kita boikot produk-produk Israel dan segala hal yang berhubungan dengan mereka. Bapak Jokowi juga harus tegas, segera putuskan kerjasama apapun dengan Israel sebagai bentuk nyata kepedulian Indonesia terhadap Palestina. Indonesia harus jadi contoh bagi negara-negara lain yang nantinya ikut melakukan perlawanan,” tegasnya.

Baca Juga:  Hari ini, Said Azhar Ditunjuk Sebagai Plt Sekdakab Aceh Selatan

Terakhir, Sulthan Alfaraby menyebutkan bahwa Indonesia harus tetap merajut hubungan dengan Turki, yang dalam hal ini juga mengecam aksi brutal Israel terhadap Palestina.

“Indonesia harus melakukan perlawanan bersama, gandeng Turki! Gandeng semua negara muslim. Boikot! Insya Allah, negara Israel akan keteteran karena mereka tidak punya pasokan sumber daya yang berasal dari negara-negara muslim,” tutupnya.

Untuk diketahui, sebelumnya Al Aqsha Working Group (AWG) Indonesia menyebut Israel telah melanggar kebebasan beragama (freedom of religion) yang diatur dalam Universal Declaration of Human Rights (UDHR) dan International Covenant of Civil and Political Rights (Kovenan Internasional Tentang Hak-Hak Sipil dan Politik).

Baca Juga:  Bupati Aceh Selatan Launching Bantuan Sosial Tunai (BST)

Menurut AWG, tindakan tentara Israel sebagai reprentasi dari Pemerintahan menunjukkan bahwa Pemerintah Israel melakukan pelecehan terhadap agama Islam dan simbol rumah ibadah (Masjid Al Aqsha).

Bagikan:

Tinggalkan Komentar