Nelayan Hilang Kontak Belum ditemukan

Rameune.com - September 11, 2020
Nelayan Hilang Kontak Belum ditemukan
  (Rameune.com)
Penulis

Rameune.com, Tapaktuan – Suhaimi (55) salah seorang nelayan asal Gampong Darul Ikhsan, Kecamatan Bakongan, Aceh Selatan dilaporkan hilang kontak saat sedang mencari ikan dilaut lepas wilayah setempat.

berdasarkan informasi yang himpun awak media pada Kamis (10/09/2020) sekira pukul 05.00 WIB subuh, korban melakukan rutinitas seperti biasa mencari rezeki nafkah keluarga pergi melaut mencari ikan menggunakan perahu mesin Robin.

Dari beberapa nelayan yang berangkat melaut mencari ikan subuh itu, masing-masing membawa perahu Robin sendiri. Biasanya, para nelayan ini telah kembali lagi ke pesisir pantai PPI Bakongan sekitar siang hari atau paling telat sekitar pukul 15.00 WIB setiap harinya selepas mencari ikan di laut lepas.

Tapi, pada Kamis (10/9/2020) hari ini, pihak keluarga bersama kerabat korban merasa ada sesuatu yang aneh dan janggal karena korban belum terlihat kembali hingga menjelang sore hari. Saat coba dihubungi pun sudah tidak tersambung lagi.

Camat Bakongan, Isa Anshari SH, saat dihubungi awak media, Kamis malam, membenarkan salah seorang masyarakat nelayannya telah hilang kontak sejak sore tadi.

“Pada sore tadi, panglima laot bersama sejumlah nelayan menggunakan boat telah berangkat melakukan proses pencarian korban. Tapi sejauh ini belum membuahkan hasil,” ungkap Isa Anshari.

Ia mengaku telah dilaporkan oleh panglima laot yang baru kembali dari laut lepas melakukan pencarian korban. Tim pencari, kata camat, mengaku menghadapi hambatan saat melakukan pencarian korban karena wilayah perairan laut setempat saat ini sedang dilanda cuaca ekstrem yang ditandai angin kencang disertai gelombang tinggi.

“Menindaklanjuti hal itu, saya telah melaporkan musibah ini ke instansi terkait di Tapaktuan. Agar dapat segera dilanjutkan proses pencarian korban oleh tim gabungan,” ujar camat.

Sementara, informasi dihimpun di Tapaktuan Kamis malam ini Tim Gabungan yang terdiri dari Satgas SAR dan BPBD Aceh Selatan telah berangkat ke lokasi untuk melanjutkan upaya pencarian korban bersama Muspika dan aparat TNI/Polri.