Pemerintah Acuh, Aliansi Pemuda Peduli Aceh (APPA) Kembali Desak Pemerintah Aceh Transparansi Dana Hibah

Rameune.com - February 20, 2021
Pemerintah Acuh, Aliansi Pemuda Peduli Aceh (APPA) Kembali Desak Pemerintah Aceh Transparansi Dana Hibah
  Rameune.com
Penulis
|
Editor

Rameune.com, Banda Aceh – Korlap aksi Aliansi Pemuda Peduli Aceh (APPA) jilid 2 Balma Amaldi kembali mempertanyakan kepada pemerintah Aceh terkait transparansi dana hibah yang dikucurkan kepada 100 lembaga okp, pagayuban, dan beberapa BEM mahasiswa yang ada di Aceh, Sabtu (20/02/2021).

“Ini sudah melewati batas terakhir pengumpulan Laporan Pertanggungjawaban (LPJ). Tapi, belum ada bentuk transparansi apapun, seharusnya hari ini pihak pemerintah atau pihak yang berwenang sudah bisa metransparansikan LPJ kepada publik”, katanya

Balma juga menyampaikan bahwa pihaknya sudah beberapa kali mengajak pihak-pihak yg berwenang untuk ikut andil dalam penyaluran dan hibah ini untuk beraudiensi, tapi sampai hari ini masih belum mendapatkan jawaban yang memuaskan.

“Terakhir kami duduk dengan pihak Badan Pengelola Keuangan Aceh (BPKA) tapi kami kecewa dg hasil diskusi waktu itu. Padahal batas pengumpulan LPJ sudah berakhir tapi malah baru hanya 50% LPJ yang terkumpul. Disini kami menilai seperti sangat di permudah atau disepelekan hal ini”, jelasnya

Balma juga menegaskan bahwa APPA akan terus mengontrol dan mengawasi prihal dana hibah yang di kucurkan kepada 100 lembaga OKP, paguyuban dan BEM se-Aceh hingga tuntas.

“Kami akan terus mengawasi prihal dana hibah ini sampai tuntas, apalagi ini sudah sampai di waktu pengumpulan LPJ. Kita mau LPJ tidak di terima begitu saja tapi harus di periksa dan di tinjau secara teliti antara laporan yg diberikan dengan fakta dilapangan, dan kami akan mengawasi hal ini”, tegasnya

Terkait aksi lanjutan balma menyampaikan APPA pasti tetap Akan melanjutkan aksi untuk jilid 5,6 dan seterusnya.

“Kami akan aksi dalam waktu dekat ini. Masalah lokasi belum tentu di Kantor Gubernur Aceh, bisa jadi di titik lain, Kantor Keuangan Aceh misalnya,” tutup Balma.