Pengurusan Pencairan Dana Keuchik Aceh Selatan Dilematis

Rameune.com - 19 July 2021
Pengurusan Pencairan Dana Keuchik Aceh Selatan Dilematis
  Rameune.com
Bagikan:

Rameune.com, Aceh Selatan – Terkait runyamnya proses pengurusan pencairan dana purna bhakti atau kompensasi untuk keuchik yang sudah berakhir masa jabatannya di Kabupaten Aceh Selatan, berbelit – belit.

Dugaan ini diungkapkan oleh sejumlah mantan keuchik di Aceh Selatan, Minggu (18/7/2021).

“Uang purna bhakti bagi para keuchik yang sudah habis masa jabatan itu merupakan sebagai rasa terimakasih Pemkab Aceh Selatan kepada para mantan keuchik,” kata salah satu keuchik yang dirahasiakan identitasnya.

Baca Juga:  BWS Provinsi Aceh Ingin Lakukan Penggusuran, KPA Dukung Walikota Bela Pedagang Kuliner

Uangnya sudah ada di depositokan dari dana desa di rekening deposito sejak tahun 2016 lalu, tetapi sampai saat ini tidak ada satupun keuchik yang sudah menerima.

“Persoalannya saat ini, ketika kita ingin melakukan pengurusan pencairannya justru persyaratannya sangat berbelit – belit,” jelasnya.

Kepala DPMG Aceh Selatan, Agustinur SH ketika dikonfirmasi mengatakan, dana purna bhakti tersebut memang ada. Tetapi tidak di masukkan dalam APBG.

Baca Juga:  SMPN 1 peunaron luput dari pantauan dinas terkait

“Karena mungkin waktu itu ada juga keuchik yang maju lagi tidak sempat memasukan anggaran purna bhakti tersebut dalam APBG masing – masing gampong,” jelasnya.

Anggaran purna bhakti bagi keuchik yang sudah habis masa jabatannya akan dimasukkan kembali dalam APBG- Perubahan, sambungnya.

“Karena dana ini sumbernya dari dana desa, maka nanti masing – masing gampong akan memasukkan anggaran purna bhakti ini dalam APBG-P 2021,” pungkasnya.

Bagikan:

Tinggalkan Komentar