Plt. Dinkes Aceh Selatan: Kepala UPTD Puskesmas Meukek Hanya Menjalankan Aturan, Bukan Otoriter

Rameune.com - 11 September 2020
Plt. Dinkes Aceh Selatan: Kepala UPTD Puskesmas Meukek Hanya Menjalankan Aturan, Bukan Otoriter
  Rameune.com
Bagikan:

Rameune.com, Meukek – Plt. Kepala Dinas Kesehatan Aceh Selatan, Novi Rosmita SE, M.Kes akhirnya buka suara terkait pemberitaan kepala UPTD Puskesmas Meukek yang dinilai arogan dalam menjalankan tugasnya.

Ia mengatakan tudingan tersebut tidak tepat, sebab apa yang dilakukan kepala UPTD Puskesmas Meukek sudah sesuai aturan dalam menegakkan kedisiplinan terhadap jajarannya dalam melayani masyarakat.

“Yang namanya aturan dijalankan ya tak mungkinlah semua merasa puas, akan tetapi delapan puluh persen mereka (tenaga kesehatan) itu sejalan dengan kapusnya (kepala puskesmas),” terangnya saat meninjau UPTD Puskesmas Meukek, Jum’at (11/9/2020).

Novi menambahkan pernyataan itu bisa dipicu dengan adanya beberapa orang yang tidak nyaman atas penegakan kedisiplinan tersebut,namun secara umum UPTD Puskesmas Meukek lebih mengarah kemajuan selama ini.

Baca Juga:  Poltas Kerjasama Dengan Bank Aceh Cabang Tapaktuan Siapkan SDM Daerah

“Ya kami melihat saat ini Puskesmas Meukek lebih berwarna, administrasinya baik dan juga transparansi selalu di kedepankan,” lanjutnya.

Plt. Kadiskes juga terus mensupport kepala UPTD Puskesmas Meukek, sebab menurutnya selama ini tidak ditemukan adanya keluhan dari masyarakat terhadap pelayanan kepada masyarakat.

“Kami terus support pelayanan di UPTD Puskesmas Meukek, demikian juga kepala dan stafnya, tapi jika ada persoalan di internal terkait kebijakan dan aturan itu adalah hal yang biasa selama masih berjalan diatas aturan yang ada,” lanjutnya.

Baca Juga:  Klarifikasi Camat Pasie Raja, Anakhi Terkait Berita Pemuda Panton Bili Aceh Selatan Tanam Pohon Pisang Di Badan Jalan

Novi menjelaskan bahwa penugasan salah seorang petugas kesehatan ke bagian kartu juga telah dilakukan berdasarkan kesepakatan bersama antara kepala dan staf di UPTD Puskesmas Meukek.

“Itu wajar-wajar saja, sebab sudah tiga bulan yang bersangkutan tidak masuk karena alasan kesehatan dan kehamilan petugas, sebelumnya ia bertugas di kesling, namun karena kondisi kehamilan dan kesling itu sangat beresiko apalagi dengan kondisi pandemi saat ini, sehingga yang bersangkutan ditugaskan sementara di bagian kartu Puskesmas,” terangnya.

Ia melanjutkan saat ini para petugas kesehatan dituntut ekstra dalam memberikan pelayanan terhadap masyarakat, jadi kedisiplinan petugas sangat penting, disamping itu kondisi kesehatan petugas juga harus kita perhatikan. Disamping itu dinkes juga menerapkan Standar Pelayanan Minimal (SPM) kepada Puskesmas ditambah lagi akreditasi yang lagi ditempuh dinas.

Baca Juga:  Pendaftaran Beasiswa Baitul Mal Aceh untuk Santri Secara Online

“Jadi banyak capaian-capaian pelayanan terhadap masyarakat yang terus ditingkatkan Puskesmas, hal-hal yang selama ini tidak sesuai SOP terus ditingkatkan, intinya Puskesmas semakin ekstra dalam melayani masyarakat,” tegasnya.

Menidak lanjuti berita tersebut, rencananya pihak dinas kesehatan juga akan memanggil yang bersangkutan ke dinas kesehatan.

“Rencana kami juga segera memanggil yang bersangkutan terkait berita tersebut,” tutupnya.

Bagikan:

Tinggalkan Komentar