PP Gemei: Kami Mendukung Kepala BNPT Boy Rafli Untuk Jadi Kapolri

Rameune.com - November 16, 2020
PP Gemei: Kami Mendukung Kepala BNPT Boy Rafli Untuk Jadi Kapolri
  (Rameune.com)
Penulis

Rameune.com, Jakarta – PP Gemei – Mengingat masa jabatan Kapolri Idham Azis akan segera tuntas, Pengurus Pusat Gerakan Mahasiswa Ekonomi Indonesia (PP Gemei) mengadakan rapat internal mengenai sosok yang layak untuk menggantikan Idham Azis sebagai Kapolri, ketika masa jabatannya sudah resmi habis.

Dalam diskusi tersebut, menurut Albar (PP Gemei) orang yang pantas merupakan orang yang paling dekat dengan Presiden dan satu visi misi dengan Presiden. Sehingga Kapolri bisa sejalan dengan kinerja Presiden yg sedang fokus pemulihan ekonomi dan penanganan Covid-19, tuturnya.

Albar selaku Pengurus Pusat Gemei menyatakan bahwa Boy Rafli Amar merupakan lulusan Akademi Kepolisian 1988. Lulus dari Akpol dan menyandang pangkat inspektur dua (Ipda) lalu bertugas di Polres Jakarta Pusat. Kariernya terus meningkat dengan menjabat sebagai Kanit Ranmor Satreskrim Polres Metro Jakarta Pusat di tahun 1989, Kanit Intel Polres Metro Jakarta Pisat di tahun 1990, Kaset Ops Puskodal Ops Polres Metro Jakarta Pusat di tahun 1992.

Boy Rafli Amar juga diketahui merupakan lulusan S3 Universitas Padjajaran (UNPAD), dengan disertasinya yang berjudul “Integrasi Manajemen Media dalam Strategi Humas Polri sebagai Aktualisasi Promoter”.

Ia diketahui pernah menjabat sebagai Kapoltabes Padang Polda Sumbar (2008), Kabid Humas Polda Metro Jaya (2009), Kabagpenum Ropenmas Divisi humas Polri (2010), Karopenmas Divisi Humas Polri (2012), Kapolda Banten (2014), Kadivhumas Polri (2016), Kapolda Papua (2017), Wakalemdiklat Polri (2018), Kepala BNPT (2020).

“Maka berdasarkan rekam jejak tersebut sudah selayak Presiden Jokowi memilih Komjen. Pol. Dr. Drs. Boy Rafli Amar, M.H. menjadi orang nomor satu di kepolisian Republik Indonesia. Selain itu juga Komjen. Pol. Dr. Drs. Boy Rafli Amar, M.H. memiliki wawasan yang sangat luas sehingga dekat dengan kawan-kawan aktivis maupun tokoh-tokoh agama”, tegas Albar.