Press Release Akhir Tahun Polres Aceh Selatan : Kapolres Aceh Selatan AKBP Ardanto Nugroho, S.IK, SH, MH Ungkap Keberhasilan 

Rameune.com - 31 December 2020
Press Release Akhir Tahun Polres Aceh Selatan : Kapolres Aceh Selatan AKBP Ardanto Nugroho, S.IK, SH, MH Ungkap Keberhasilan 
  Rameune.com
Bagikan:

Rameune.com, Tapaktuan – Kapolres Aceh Selatan AKBP Ardanto Nugroho, SIK, SH, MH, menyatakan, pihaknya berhasil mengungkap kasus pidana daerah hukum yang merupakan keberhasilan melakukan pembinaan dan  operasional hukum dalam bidang keamanan dan ketertiban masyarakat dengan mengedepankan pendekatan preentif dan preventif.

Sehingga hasilnya, berjalan baik dan sukses, kendati kendala yang dihadapi tidak sedikit.

Begitu dikemukakan Kapolres Aceh Selatan AKBP Ardanto Nugroho dalam press realise akhir tahun 2020 di Aula Bara Dhaksa Polres Aceh Selatan Jalan T. Cut Ali Tapaktuan, Kamis, (31/12).

Kapolres Aceh Selatan memberikan keterangan press realise itu didampingi Kabag Ops AKP Damri SH, Kasat Reskrim Polres  Aceh Selatan Iptu  Bima Nugraha, Kasat Sabhara Polres Aceh Selatan AKP  Wiet Dasmara, Kasat Narkoba Polres Aceh Selatan Iptu Rajabul Asra, Kasat Intel AKP Alfiandi Lubis, Kasat lantas Polres Aceh Selatan AKP Eko Baskara, SiK dan Kasubbag Humas Polres Aceh Selatan Iptu Junaidi.

Dalam kesempatan itu, dia mengatakan, dalam upaya melakukan pembinaan dan operasional Polres Aceh Selatan, didukung sebanyak 390 personil atau 31 persen dari DSP yang ideal sebanyak 1.236 personil.

Menurutnya, press realise yang disampaikannya adalah bentuk laporan kinerja dan media informasi jajaran Polres Aceh Selatan kepada mitra kerja dan masyarakat  di daerah ini.

“Dengan cara ini, kami juga ingin menyampaikan bahwa keberhasilan tugas kepolisian Aceh Selatan tidak terlepas dari apa yang diberikan oleh masyarakat dan semua elemen di dalam bentuk partisipasi dan dukungan nyata dari masyarakat,” kata AKBP Ardanto.

Dalam bidang pembinaan secara internal, pihaknya telah menuntaskan sedikitnya 16 kasus dan sebanyak tujuh kasus di antaranya sudah diputuskan menjadi PTDH.

Penegakan hukum eksternal berupa tindak pidana,  Polres Aceh Selatan telah menanganinya lebih dari 117 kasus. Dibandingkan dengan tahun 2019, terjadi penurunan kasus sebanyak 16 kasus dari sejumlah 134 kasus pafa tahun 2019 lalu.

Kasus yang menonjol adalah kasus penganiayaan ringan, pencabulan dan pencurian dengan pemberatan (curat) dan narkotika.

Menjawab pertanyaan, Kapolres mengatakan, bagi anggota kepolisian yang sudah diberhentikan dengan hormat,  tetap mendapat pengawasan dari pihak kepolisian melalui Propam Polres Aceh Selatan.

Masalah lain yang diterangkan Kapolres pada kesempatan itu yakni penanganan tindak pidana korupsi, ilegal logging, ilegal mining dan ilegal fishing serta narkoba.

“Narkoba menjadi perhatian khusus untuk ditangani karena tergolong ekstra ordinary crime”,kata AKBP Ardanto Nugroho seraya menyebut penemuan empat hektar ladang ganja di Kluet Tengah Aceh Selatan.

Bagikan:

Tinggalkan Komentar