Sejumlah Jenderal Asal Barsela Dukung Pembentukan Provinsi ABAS

Rameune.com - October 27, 2020
Sejumlah Jenderal Asal Barsela Dukung Pembentukan Provinsi ABAS
  (Rameune.com)
Penulis

Rameune.com – Ketua Komite Pelaksana Pembentukan Provinsi Aceh Barat Selatan (KP3 ABAS), Tjut Agam, mengatakan pihaknya akan melakukan akselerasi pembentukan Provinsi Aceh Barat Selatan yang akan digelar pada Desember 2020.

Hal ini disampaikan Tjut Agam saat menerima kunjungan sejumlah tokoh masyarakat pantai barat selatan, seperti Jufri Yusuf, Mismaruddin Mahdi (mantan anggota DPRK Aceh Selatan), Hasbaini dan Lismizar (akademis dari Aceh Selatan), Adnan Ns (mantan anggota DPD), dan Tgk Tjut Man (mantan kombatan).  Selain itu juga hadir rombongan mantan pejabat daerah dari Aceh Barat yang selama ini dikenal mendukung aspirasi pemekaran provinsi Aceh.

“Dari Singkil, Subulussalam dan Simeulu tidak hadir berhubung rencana silaturrahmi ke kediaman pak Tjut Agam terbilang tiba-tiba” kata Fadhli Ali, juru bicara KP3 ABAS, pada wartawan, Senin (26/10)

Pertemuan itu, kata Fadhli, tidak secara khusus membicarakan pemekaran provinsi. Terutama karena kesehatan Tjut Agam yang tidak mendukung. Namun, kata Fadhli, mereka sempat membicarakan berbagai hal yang berkaitan dengan percepatan Pembentukan Provinsi Aceh Barat Selatan.

“Mungkin faktor usia beliau juga yang sudah hampir 90 tahun,” kata Fadhli

Lanjutnya, kata Fadhli, Tjut Agam sangat berterima kasih kepada para tokoh-tokoh yang hadir, karena masih ingat dan ingin menjenguk dirinya serta masih bersemangat memikirkan kepentingan masyarakat Barsela dengan mendikusikan beberapa hal mengenai pembentukan Provinsi Aceh Barat Selatan (ABAS).

“Tjut Agam sangat senang dan berharap untuk memperjuangkan Provinsi ABAS. Hal itu tidak boleh padam sebelum terwujud menjadi kenyataan”, tambahnya

Tjut Agam meyakini Provinsi ABAS sebagai sebuah solusi yang akan membawa kebaikan bagi masyarakat Aceh dan terutama masyarakat Barat Selatan. Selain itu, kata Fadhli, pemekaran provinsi juga bisa mengurangi angka kemiskinan dan pengangguran.

Tjut Agam mengatakan bahwa untuk mempercepat lahirnya Provinsi ABAS perlu dilakukan revisi kepengurusan KP3 Abas tingkat Kabupaten dan diperkuat kembali KP3 ABAS di Banda Aceh dan KP3 di Jakarta.

Semua tokoh-tokoh yang hadir dalam pertemuan tersebut, kata Fadhli, sependapat terhadap apa yang disampaikan Tjut Agam dan sepakat bahwa selain akan dilakukan revisi kepengurusan KP3 ABAS Kabupaten Kota, juga kelak akan dilakukan pembentukan KP3 Abas Perwakilan Provinsi dan serta KP3 ABAS di ibukota negara.

Fadhli juga mengungkapkan bahwa KP3 ABAS di Jakarta menjalin komunikasi dengan beberapa purnawiran TNI asal Barsela. Mereka, kata Fadhil, bersedia memberikan dukungan dan turut berpartisipasi memperjuangkan lahirnya Provinsi ABAS jika hal ini memang jadi harapan atau aspirasi masyarakat Barsela.

Selain membahas revisi kepengurusan KP3 Abas, ujar Fadhli, semua tokoh yang hadir juga menyepakati pertemuan raya dan silaturrahmi dengan KP3 Abas kabupaten/kota dan juga provinsi dalam rangka membahas upaya-upaya mempercepat lahirnya Provinsi ABAS.

Sejumlah Tokoh Masyarakat Pantai Barat Selatan Jufri Yusuf, Mismaruddin Mahdi (mantan anggota DPRK Aceh Selatan), Hasbaini dan Lismizar (akademis dari Aceh Selatan), Adnan Ns (mantan anggota DPD), dan Tgk Tjut Man (mantan kombatan) dan rombongan mantan pejabat daerah dari Aceh Barat bersilaturahmi ke kediaman Ketua Komite Pelaksana Pembentukan Provinsi Aceh Barat Selatan (KP3 ABAS), Tjut Agam.

Sumber: rmolaceh.id