Situnjong Membumi, Ekonomi Masyarakat Jadi Hebat

Rameune.com - March 23, 2021
Situnjong Membumi, Ekonomi Masyarakat Jadi Hebat
  Rameune.com
Bagikan:

Rameune.com, Aceh Selatan – Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) merupakan merupakan salah satu unit usaha masyarakat yang terdampak terhadap pandemi covid-19. Dimana usahakan ini mengalami penurunan omzet yang drastis. Selasa (23/03/21).

Dampak tersebut sampai ke daerah-daerah termasuk Aceh Selatan. Pelan tapi pasti, geliat usaha tersebut mulai berdenyut kembali.

Hadirnya Situnjong Motif Khas Aceh Selatan telah ikut mendorong gerak para pelaku usaha khususnya produk souvernir daerah dan membuka peluang usaha bagi reseller, serta menciptakan lapangan kerja baru.

Baca Juga:  Mahasiswa KPM-DRI edukasi masyarakat dengan penguraian sampah dan selamatkan bumi

Situnjong tidak hanya sekedar motif tapi telah menjadi identitas khasanah budaya daerah. Motif ini bisa kita temui di berbagai motif bordiran di tirai pelaminan, kain kasab, bantal, tilam, kipas, aksesoris pelaminan tradisional lainnya atau di bidang arsitektur seni ukiran bangunan tradisional rumah panggung (tempo doeloe) yang terbuat dari kayu di Aceh Selatan.

Namun demikian, seiring perkembangan zaman, motif pelaminan tradisional dan motif arsitektur ini mulai ditinggalkan masyarakat dan beralih ke seni ala barat yang diklaim lebih modern.

Baca Juga:  PLN Tapaktuan Bersama Mri Aceh Selatan Bagi Masker Dalam Rangka Harkes

Ketika ditanya Rameune.com kepada salah seorang masyarakat Hasbaini, S.Pd., M.Pd mengatakan, saat ini situnjong tampil dengan nuansa baru, di desain dengan pola milenial yang lebih modis dan trendy, berupa bordiran di songkok, baju, jilbab, syal, sarung, mukena, dan bros.

“Mari membumikan situnjong dengan mengkoleksi produk-produk tersebut, sehingga ekonomi masyarakat menjadi hebat”, kata Hasbaini

Bagikan:

Tinggalkan Komentar